Di lingkungan keluarga , saya merasa panggilan sayang orang-orang sekitar terhadap pasangannya itu normal saja. Kategori normal yang saya maksud adalah biasanya ibu memanggil bapak saya dengan Mas, atau Pak. Dan sebaliknya bapak memanggil ibu dengan Dek atau Bu. Dan sekarang, karena sudah punya cucu, jadi panggilan sayangnya berubah jadi Uti dan Kung. Maksudnya Bapak saya memanggil ibu dengan uti dan bapak dipanggil ibu dengan sebutan kakung kalo ada si Rere ponakan saya. Bagi saya, cara memanggil mereka itu ada aura nya, ada chemistry atau apalah..pokoknya ga sekedar manggil, ada kadar cintanya gitu dalam panggilan. Hehe, sok analisa saya.
Sedangkan saya sendiri, rasanya juga bukan kategori neko-neko, memanggil Mas ke pasangan, dan Mas saya memanggil saya dek. Nah, kl lagi bercanda versi kebun binatang, saya suka menyebutnya ‘Jerapah’ dan saya di panggil ‘Bear’. Atau kalo lagi wall2 an di FB , saya memanggilnya ‘Mr. Right’ karena selalu benar, bijaksana dan bijaksini sedangkan saya ‘Miss Lola’ alias Loading Lambat…hwehe, Allah Maha adil ya, si pinter di jodohin sama yang Lola. Ga kebayang kalo Lola kayak saya terus dapat pria yang Lola pula..weleh, kaya cecep dong.
Sedangkan saya sendiri, rasanya juga bukan kategori neko-neko, memanggil Mas ke pasangan, dan Mas saya memanggil saya dek. Nah, kl lagi bercanda versi kebun binatang, saya suka menyebutnya ‘Jerapah’ dan saya di panggil ‘Bear’. Atau kalo lagi wall2 an di FB , saya memanggilnya ‘Mr. Right’ karena selalu benar, bijaksana dan bijaksini sedangkan saya ‘Miss Lola’ alias Loading Lambat…hwehe, Allah Maha adil ya, si pinter di jodohin sama yang Lola. Ga kebayang kalo Lola kayak saya terus dapat pria yang Lola pula..weleh, kaya cecep dong.
Nah jaman sekarang, panggilan sayang itu kok buanyak banget ya, kadang bikin ketawa, abis lucu-lucu . Dan rata-rata masih pada pacaran, belum menikah, tapi panggilannya sudah super duper romantis ngalah2 i suami istri meski aneh di kuping. Seperti di jejaring sosial, berdasarkan pengamatan, ada yang manggilnya ‘Yankwan’ dan pasangannya ‘Yankwati’…wekeke, ini ada bener loh, teman kuliah saya. Kan keduanya sama2 teman saya di FB terus mereka sering kirim wall gt, dan mereka saling memanggil dengan sebutan itu. Ada pula, ABG tetangga yang masih SMP manggilnya ‘Luv’ untuk cowok, sebaliknya ‘Luvy’ untuk cewek :p.
Contoh lain, teman saya dari jaman pacaran dulu manggilnya ‘Mihnda’ dan ‘Pihnda’, apa pula ini..hehe, sempat orang tua mereka komplain mendengar panggilan yang aneh-aneh itu. Banyak lah, ada lagi yang niru artis ‘Mimi’ ‘Pipi’, ‘Oh Istriku’ dan ‘Oh Suamiku’, ‘Mommy’ dan ‘Daddy’ padahal belum nikah loh, mana masih anak SMA :p, ada yang ‘Kakanda’ dan ‘Adinda’ kayak jaman kerajaan aja, ‘Princess’ dan ‘Prince’, ‘Sweetheart’ dan ‘My Soulmate’, ‘Baginda Raja’ dan ‘ Sri Ratu’, terus ada yang kebetulan ceweknya lebih tua dari cewek, selisihnya cuma setahun sih, lha kok dengan terbukanya saling memanggil ‘Brondong Manis ku’ dan ‘ Tante Girang ku’….hadehhhh, hihi, dan masih banyak macam lainnya yang kalo di sebut satu2 ga ada habisnya.
Ya fenomena yang aneh, kl manggilnya ga unik serasa ga gaul. Kadang aneh aja di dengar,yah meski panggilan itu merupakan ekspresi cinta. Apa dasar saya aja yang usil, kok sempat-sempatnya ngurusi cara manggil. Kan yang penting mereka yang dipanggil nyaman.
Ya sudah lah, segitu saja reportase saya. Semoga semuanya pada langgeng. Amin..termasuk yang sudah main panggil ‘’suamiku” dan ”istriku” meski masih SMP :D
0 komentar:
Posting Komentar